penyebab leukimia

Ditularkan Hewan! Ini 3 Jenis Virus yang Penyebab Leukimia

Leukimia adalah penyakit yang menjadi momok bagi banyak orang. Pasalnya, penyakit ini sangat mematikan. Cara kerjanya adalah dengan menggerogoti daya tahan tubuh dalam waktu yang singkat. Leukimia sudah merenggut jutaan nyawa di seluruh dunia.

Kasus yang baru-baru ini terjadi pada anak dari artis dan penyanyi Denada. Tak segan-segan, leukimia menyerang gadis kecil berusia 5 tahun. Dari sini, Anda harus belajar bahwa leukimia bisa menyerang siapa saja tanpa pandang bulu. Anda harus mengantisipasi penyakit ini dengan menambah pengetahuan mengenai seluk-beluk leukimia.

Ada banyak penyebab leukimia, salah satunya yaitu virus. Virus yang menyebabkan penyakit leukimia adalah retrovirus, HTLV-1, dan leukimia feline. Mari mengenal ketiga virus penyebab leukimia pada ulasan berikut ini :

  1. Retrovirus

Pertama, virus yang menyebabkan penyakit leukimia adalah retrovirus. Virus yang satu ini biasanya terdapat pada kera kecil, kera besar, gorilla dan simpanse. Hewan-hewan tersebut berasal dari benua Afrika. Jika di Indonesia, habitat aslinya ada di Sumatera dan Kalimantan.

Ada tiga golongan retrovirus, yaitu lentiviruses, spumaviruses, dan oncornaviruses. Jumlah virus tersebut sangat sedikit, tetapi beresiko menular pada manusia melalui urin, gigitan, dan juga feses (kotoran). Virus ini bisa menyebabkan leukimia dan penurunan sistem kekebalan tubuh secara drastis.

  1. Leukimia Feline

Virus ini merupakan jenis retrovirus yang menginfeksi kucing. Akan tetapi leukimia feline dapat ditularkan melalui air liur kucing yang terinfeksi ataupun cairan hidungnya. Saat kekebalan tubuh sedang rendah, virus ini bisa menyebabkan penyakit leukimia atau kanker sel darah.

Tidak hanya dari air liur saja, leukimia feline juga bisa ditularkan melalui urin, feses, bahkan susu dari kucing yang terinfeksi. Tanda-tanda seseorang terkena virus yang satu ini adalah hilang nafsu makan, infeksi pada kulit, kandung kemih, dan saluran pernapasan, kelelahan, demam, diare, anemia, gingivitis, dan sebagainya. Gejala ini akan terlihat selama bertahun-tahun.

  1. HTLV-1

Salah satu virus yang menyebabkan penyakit leukimia adalah HTLV-1 atau Human T-Lymphotropic Virus-1 atau disebut juga Adult T-cell lymphoma virus tipe 1. Virus ini akan memberikan implikasi serius pada penyakit jaringan kanker virus untuk leukimia. Menurut data, satu diantara 20 orang yang terinfeksi HTLV-1 diperkirakan mengidap kanker yang berhubungan dengan infeksi virus.

Penularan HTLV-1 melalui ASI dari ibu ke anak, serta semua jenis kontak seksual, berbagi jarum suntik yang tidak steril, serta melalui transfusi darah. Efek dari infeksi virus ini dapat merangsang terbentuknya imun ataupun mengurangi kemampuan kerja imun. Istilah medisnya adalah immunostimulating dan immunosuppressive.

HTLV-1 terkait dengan leukimia atau lymphoma sel T orang dewasa telah berkembang di negara Jepang. Waktu antara infeksi dan mulai munculnya penyakit kanker sangat bervariasi dan tergantung pada kondisi geografis. Di jepang tercatat 60 tahun, sedangkan di Karibia kurang dari 40 tahun.

Penyebab leukimia sebenarnya bukan hanya karena virus saja. Penyebab lainnya meliputi terkena paparan radiasi, unsur kimia bernama Radon, terpapar benzene, mengonsumsi kopi dan merokok, serta obesitas. 

Meskipun belum ada praktik yang benar-benar mampu dna terbukti mencegah penyakit kanker darah, para peneliti dan dokter merekomendasikan Anda untuk menjalankan hidup yang lebih sehat, berhenti merokok, menghindari paparan berbagai bahan kimia seperti (lem, produk pembersih rumah, cat lukis dan detergen), Anda juga disarankan untuk melakukan pemeriksaan darah secara rutin.

Anda perlu waspada juga terhadap hewan-hewan yang mampu menularkan virus penyebab leukimia. Seperti kera, kucing, dan simpanse. Kontak langsung dengan hewan-hewan yang terinfeksi virus bisa menularkan retrovirus, leukimia feline, serta HTLV-1.

Baca Juga :  Perhatikan Jenis dan Cara Mengatasi Biang Keringat

About the author