biang keringat

Perhatikan Jenis dan Cara Mengatasi Biang Keringat

Merah pada kulit karena biang keringat untuk orang dewasa dan bayi biasanya terjadi pada bagian tubuh yang berbeda. Untuk bayi, tanda biang keringat tersebut bisa muncul pada leher, ketiak, bagian lipatan siku, dan selangkangan. Sementara itu, untuk orang dewasa, bekas keringat biasanya muncul pada bagian lipatan kulit yang bergesekan dengan baju yang digunakan.

Berdasarkan tingkat keparahannya, biang keringat dapat dibagi ke dalam beberapa jenis biang keringat. Setiap jenis biang keringat memunculkan tanda yang berbeda pula, baik untuk baik dan orang dewasa. Berikut adalah beberapa jenis biang keringat yang perlu kamu ketahui.

Milia Kristalin

Milia kristalin merupakan jenis biang keringat yang umumnya dialami oleh bayi. Gejala yang muncul bila terkena biang keringat ini adalah munculnya bintil-bintil merah (ruam) yang kecil yang kira-kira berukuran 1—2 milimeter. Ruam ini muncul pada kulit bayi yang tertutup pakaian ketika berkeringat.

Biang keringat milia kristalin akan sembuh dengan sendirinya. Biang keringat ini pun tak memunculkan adanya keluhan. Selain ruam, akan muncul pula sisik-sisik halus pada area yang terkena biang keringat.

Hal yang dapat dilakukan untuk mencegah teken biang keringat milia kristialin adalah dengan memakaikan bayi pakaian yang tipis yang mampu menyerap keringat. Hal yang dasar yang perlu kamu perhatikan adalah mencegah munculnya keringat pada area biang keringat atau membiarkan keringat yang muncul menguap dengan maksimal.

Miliaria Rubra

Area tubuh yang bergesekan dengan baju yang digunakan biasanya akan membuat biang keringat yang muncul menjadi lebih parah. Ruam merah yang muncul biasanya akan berukuran lebih besar, gatal, dan terasa perih. Hal ini biasanya terjadi pada orang-orang yang tinggal di lingkungan beriklim tropis.

Baca Juga :  Inilah 5 Cara Menghilangkan Kaki Pecah-Pecah Secara Tradisional

Penyebab dari biang kering ini belum diketahui dengan pasti. Selain banyaknya keringat yang muncul (terutama pada orang-orang yang tinggal di kawasan panas), penyebab lainnya kemungkinan karena ada penyumbatan yang muncul di kelenjar keringat, kadar garam yang terlalu tinggi di kulit, dan adanya kuman di kulit.

Orang yang terkena biang keringat ini harus menggunakan pakaian yang tipis dan menyerap keringat. Selain itu, diperlukan pula bantuan obat-obatan untuk menghilangkan dan meringankan gejala yang muncul. Obat yang dapat digunakan misalnya bedak salicil yang mengandung mentol.

Miliaria Profunda

Biang keringat yang sering menyerang banyak orang adalah jenis miliaria profunda. Gejala yang muncul pada biang keringat jenis ini adalah munculnya bintil berwarna putih yang keras. Gejala ini muncul pada bagian badan, tangan, dan kaki. Binti-binti yang muncul umumnya tidak berisi air, teksturnya seperti kulit yang mengeras, tidak terasa gatal, dan warnanya seperti warna kulit.

Hal yang dapat kamu lakukan ketika mengalami gejala tersebut adalah dengan mengaplikasikan calamin lotion yang mengandung mentol atau tanpa mentol. Selain itu, kamu juga dapat mengaplikasikan lotion yang mengandung 3% resorsin.

Biang keringat sebenarnya tidak memerlukan penanganan khusus. Biang keringat dapat sembuh dengan sendirinya. Namun, tidak ada salahnya kamu mencegah terkena biang keringat. Ada beberapa cara sederhana untuk mencegah biang keringat, antara lain sebagai berikut.

  1. Hindarilah terkena panas matahari yang berlebihan. Terkena panas dari matahari yang berlebihan membuat kita lebih banyak berkeringat lebih mudah terkena biang keringat.
  2. Hindari menggunakan pakaian yang terbuat dari bahan sintetis seperti polyester. Bahan pakaian ini lebih mudah menyerap panas yang dapat menyebabkan kamu berkeringat lebih banyak.
  3. Jagalah kulit agar terus merasa dingin dan sejuk. Mandilah dengan teratur agar dapat menghindari keringat yang bercampur dengan kuman menempel di kulit lebih lama dan dapat memunculkan biang keringat.
Baca Juga :  3 Merek Sikat Gigi Bayi Terbaik 2019

Itulah info yang perlu kamu ketahui tentang bian keringat. Jangan sampai hal penyakit ringan seperti biang keringat mengganggu aktivitas harian kamu, ya.

About the author